When Leadership Becomes Conditional: Sebuah Refleksi Tentang Komitmen di Luar Jam Kerja
Di dunia hospitality—dan sebenarnya di semua bidang—ada satu hal yang membedakan antara sekadar jabatan dan true leadership: ownership.
Recently, I reflected on a simple situation. Ada training yang sifatnya mandatory, dan sebagai leader, diminta untuk datang 1 jam lebih awal. A small adjustment, right? Tapi yang muncul justru pertanyaan tentang overtime.
Dan di sini mulai terasa…
Ketika seseorang menjadi supervisor atau manager, itu bukan hanya naik jabatan. Itu adalah commitment. Sebuah kesediaan untuk:
- hadir lebih dulu,
- memberi contoh,
- dan sometimes, doing a little bit extra without counting every single minute.
Namun jadi menarik ketika:
- soal libur → cepat diambil,
- soal benefit atau uang → langsung gercep,
- tapi giliran 1 jam extra, once a month, untuk training tim… jadi panjang ceritanya.
So let’s ask this honestly:
Masihkah itu disebut leadership kalau semuanya jadi hitung-hitungan?
A true leader doesn’t only show up when it’s convenient.
Mereka paham bahwa:
- Datang lebih awal itu bukan beban, tapi bentuk preparation.
- Support training itu bukan kewajiban semata, tapi investasi ke tim.
- Going the extra mile itu bukan “dimanfaatkan”, tapi membangun influence.
Of course, fairness tetap penting. Work-life balance itu real, dan environment yang sehat harus menghargai waktu dan effort semua orang.
But leadership also requires perspective.
Tidak semua hal bisa diukur dengan overtime sheet.
Karena satu hal yang sering dilupakan:
Your team is always watching.
Mereka melihat bagaimana leader mereka bersikap:
- Apakah leader-nya perhitungan?
- Atau genuinely care dan lead by example?
Leadership itu bukan soal title besar atau kata-kata motivasi.
It’s about small actions—quiet decisions—yang menunjukkan siapa kita sebenarnya.
Seperti… datang 1 jam lebih awal tanpa banyak resistensi.
So maybe, instead of asking:
“Ini dihitung overtime atau tidak?”
We can shift the mindset into:
“What kind of leader do I want to be?”
Comments
Post a Comment