Hidup Apa Adanya, Tanpa Kepalsuan
Semakin bertambah usia, semakin aku sadar bahwa tidak semua hal perlu dibagikan ke dunia. Tidak semua orang peduli dengan kehidupan kita, dan kenyataannya, banyak yang hanya ingin tahu tanpa benar-benar peduli. Dulu, mungkin ada dorongan untuk membuktikan sesuatu — tentang pencapaian, tentang kebahagiaan, tentang gaya hidup.
Tapi sekarang? Aku menikmati hidup dengan cara yang lebih sederhana, lebih tenang, dan lebih nyata.
Hidup mewah bukan lagi ukuran keberhasilan. Berkelas itu bukan tentang baju mahal atau sepatu bermerek, tetapi tentang bagaimana kita berpikir, bersikap, dan memperlakukan orang lain.
Aku belajar bahwa hidup yang bermakna bukan soal seberapa banyak yang bisa kita tunjukkan, tetapi seberapa dalam kita bisa merasakan syukur dalam setiap keadaan.
Hari-hari ini, aku terus diingatkan untuk bersyukur. Kerja keras tetap harus, perjuangan masih panjang, tetapi di tengah semua itu, ada jeda untuk menikmati hidup dengan cara yang lebih real, lebih jujur, dan lebih bermakna sebagai seorang wanita.
Kadang ada keinginan untuk santai sejenak, menikmati hasil kerja keras, tapi kali ini aku belajar bahwa menikmati hidup bukan selalu soal kemewahan — melainkan soal ketenangan, kebahagiaan sederhana, dan hati yang penuh rasa cukup.
Aku bersyukur Tuhan masih memberiku kesempatan demi kesempatan. Ketika aku melihat ke bawah, aku sadar bahwa aku sudah begitu diberkati. Banyak hal yang mungkin dulu terasa kurang, ternyata sudah lebih dari cukup jika kita melihatnya dengan mata yang penuh rasa syukur.
Dan yang terpenting, aku belajar untuk tetap bersikap baik, meskipun dunia tidak selalu baik. Ada banyak mata yang menilai, mulut yang berkomentar, dan sikap yang tidak menyenangkan.
Tapi itu bukan urusanku. Tugasku adalah tetap menjadi diriku sendiri — hidup dengan tulus, berbagi dengan ikhlas, dan melangkah dengan hati yang ringan.
Hidup tidak butuh validasi dari siapa pun. Yang penting, aku bahagia, aku bersyukur, dan aku terus tumbuh menjadi versi terbaik dari diriku sendiri. シ♥

Comments
Post a Comment